PERJALANAN LANJUTAN
Saya berasal dari lulusan SMA PGRI 4 Bogor, tahun 2011. Disinilah awal baru untuk memperdalam pencarian ilmu tambahan dari semua pelajaran yang telah diterima semasa sekolah dulu. Referensi perkuliahan pun banyak bermunculan, awalnya saya berminat masuk perguruan tinggi negeri seperti Andalas dan UNSRI. Tetapi menyadari kemampuan ekonomi keluarga saya dan standar otak yang saya miliki untuk mendapatkan sebuah beasiswa sebagai bekal tambahan masuk universitas negeri, dan pula larangan dari orang tua untuk berkuliah di kota orang yang jauh itu. Saya pun mengurungkan niat dan memilih universitas gunadarma sebagai lanjutan pencarian ilmu saya dari semua universitas swasta yang ada.
Awal perkuliahan saya dimulai dari PPSPPT sampai saya masuk ke kelas 1EA02. Banyak perbedaan yang saya alami karena dunia perkuliahan begitu berbeda dari sekolah dulu. Mulai dari berbedanya seragam yang dipakai, guru berbeda yang kini hanya dipanggil dosen(yaitu katanya guru itu orang tua kalo disekolah,tapi yang ini bukan dikatakan begitu,hehe), dan jalur perjalanan yang ditempuh berbeda pula (lebih jauh), tetapi tugas yang diberikan tak lebih jauh dari sekolah dulu dan terkesan lebih kejam.
Awal perkuliahan saya dimulai dari PPSPPT sampai saya masuk ke kelas 1EA02. Banyak perbedaan yang saya alami karena dunia perkuliahan begitu berbeda dari sekolah dulu. Mulai dari berbedanya seragam yang dipakai, guru berbeda yang kini hanya dipanggil dosen(yaitu katanya guru itu orang tua kalo disekolah,tapi yang ini bukan dikatakan begitu,hehe), dan jalur perjalanan yang ditempuh berbeda pula (lebih jauh), tetapi tugas yang diberikan tak lebih jauh dari sekolah dulu dan terkesan lebih kejam.
Semester awal pun berlalu, nilai yang dikatakan sebagai IPK itupun keluar. Hasil yang didapatkan pun tak seperti apa yang dipikirkan, begitu sangat kurang memuaskan dari yang diharapkan. Mungkin ini berbeda karena bedanya pelajaran yang ditelan semasa SMA dulu, maklum saya anak IPA. Oleh karena itu mungkin saya harus lebih berusaha lagi dan menyesuaikan terhadap pelajaran yang diterima. Semester 2 pun ditempuh dan saya pun lebih giat berusaha dan IPK itu tetap tidak begitu berkembang drastis, karena saya begitu meremehkan yang namanya Ujian Utama (UU).
Semester 3 pun muncul atau biasa disebut kelas 2. Disemester ini dikatakan sebagai awalnya sebuah kekompakan dalam pertemanan dikelas, karena disemester ini kita dipaksa pindah secara random dan tetap bersama sampai akhir (tergantung dari niat masing-masing juga), yang tadinya kita mungkin sudah mulai atau sangat kompak dengan teman kelas 1 kita. Disemester inipun saya dimasukkan dikelas 2EA13, angka “13” dibelakangnya mungkin bisa dianggap sebagai angka keramat, tetapi saya meyakini bahwa angka 13 itu adalah sebuah keberuntungan (meyakini disini bukan bermaksud musrik ya) buktinya disini bermunculan teman-teman baru yang asik dan gokil walaupun terkesan datar awalnya.
Setahun berlalu kelas 2 pun berlalu, nilai IPK pun tetap merayap dan terkesan menurun, entah karena saya begitu santainya menyerap pelajaran mungkin sampai menjadi begini. Dikelas 3 ini saya memasuki semester 5 dan 6 ditahun ajaran 2013-2014. Dikelas ini kami mulai kompak dari kelas 2 dulu, dalam hal menjalani perkuliahan dari tugas kuliah yang diberikan dosen, tugas-tugas praktikum dan kepedulian bahu-membahu dalam menjalani pembuatan “PENULISAN ILMIAH”. Mungkin disini kami mulai sadar karena kami lama bersama sampai akhir dan kami berasal dari tahunan yang sama, maka kami pula harus lulus pada tahun 2015 nanti!.
Hari demi hari berlalu dikelas 3 ini, tanpa terasa setahun sudah dan kami pun memasuki semester 7 atau kelas 4. Ini masa-masa akhir dan merupakan cambukan awal untuk menghadapi kelulusan dan standar apa yang akan dipersiapkan saat lulus nanti. Disini saya harus menikmati masa-masa akhir kami dari senang maupun susah. Tugas pun mulai bertambah walau kadarnya tak terlalu beruntun seperti semester-semester sebelumnya. Dan tugas akhir apa nanti yang akan kami terima di semester 8 nanti. Saya harus tetap giat dan berusaha demi apa yang saya dan orang tua harapkan. Terakhir saya berharap semoga disemester 8 nanti apa yang saya harapkan dapat tercapai semuanya, dan saya atau kami EA13 dapat lulus dengan hasil yang memuaskan. Sedih memang tetapi pada akhirnya setiap awal permulaan memang harus diakhiri dengan perpisahan, tetapi yang terpenting apa yang kita ukir dari satu babak perjalanan ini.
Semester 3 pun muncul atau biasa disebut kelas 2. Disemester ini dikatakan sebagai awalnya sebuah kekompakan dalam pertemanan dikelas, karena disemester ini kita dipaksa pindah secara random dan tetap bersama sampai akhir (tergantung dari niat masing-masing juga), yang tadinya kita mungkin sudah mulai atau sangat kompak dengan teman kelas 1 kita. Disemester inipun saya dimasukkan dikelas 2EA13, angka “13” dibelakangnya mungkin bisa dianggap sebagai angka keramat, tetapi saya meyakini bahwa angka 13 itu adalah sebuah keberuntungan (meyakini disini bukan bermaksud musrik ya) buktinya disini bermunculan teman-teman baru yang asik dan gokil walaupun terkesan datar awalnya.
Setahun berlalu kelas 2 pun berlalu, nilai IPK pun tetap merayap dan terkesan menurun, entah karena saya begitu santainya menyerap pelajaran mungkin sampai menjadi begini. Dikelas 3 ini saya memasuki semester 5 dan 6 ditahun ajaran 2013-2014. Dikelas ini kami mulai kompak dari kelas 2 dulu, dalam hal menjalani perkuliahan dari tugas kuliah yang diberikan dosen, tugas-tugas praktikum dan kepedulian bahu-membahu dalam menjalani pembuatan “PENULISAN ILMIAH”. Mungkin disini kami mulai sadar karena kami lama bersama sampai akhir dan kami berasal dari tahunan yang sama, maka kami pula harus lulus pada tahun 2015 nanti!.
Hari demi hari berlalu dikelas 3 ini, tanpa terasa setahun sudah dan kami pun memasuki semester 7 atau kelas 4. Ini masa-masa akhir dan merupakan cambukan awal untuk menghadapi kelulusan dan standar apa yang akan dipersiapkan saat lulus nanti. Disini saya harus menikmati masa-masa akhir kami dari senang maupun susah. Tugas pun mulai bertambah walau kadarnya tak terlalu beruntun seperti semester-semester sebelumnya. Dan tugas akhir apa nanti yang akan kami terima di semester 8 nanti. Saya harus tetap giat dan berusaha demi apa yang saya dan orang tua harapkan. Terakhir saya berharap semoga disemester 8 nanti apa yang saya harapkan dapat tercapai semuanya, dan saya atau kami EA13 dapat lulus dengan hasil yang memuaskan. Sedih memang tetapi pada akhirnya setiap awal permulaan memang harus diakhiri dengan perpisahan, tetapi yang terpenting apa yang kita ukir dari satu babak perjalanan ini.