Selasa, 08 November 2011

Budaya Sumatera Selatan - Seni Kebudayaan Daerah Sumsel

Kota Palembang
adalah salah satu kota dan juga merupakan ibu kota provinsi Sumatera Selatan. Palembang merupakan kota terbesar kedua di Sumatera setelah Medan.

Sejarah Palembang yang pernah menjadi ibukota kemaharajaan bahari Sriwijaya yang mendominasi Nusantara dan Semenanjung Malaya pada abad ke-9 juga membuat kota ini dikenal dengan julukan "Bumi Sriwijaya". Berdasarkan prasasti Kedukan Bukit yang ditemukan di Bukit Siguntang sebelah barat Kota Palembang, yang menyatakan pembentukan sebuah wanua yang ditafsirkan sebagai kota pada tanggal 16 Juni 682 Masehi, menjadikan kota Palembang sebagai kota tertua di Indonesia. Di dunia Barat, kota Palembang juga dijuluki Venice of the East (bahasa Indonesia: "Venice dari Timur").

Sejarah
 
Selanjutnya berdasarkan kronik Tiongkok nama Pa-lin-fong yang terdapat pada buku Chu-fan-chi yang ditulis pada tahun 1178 oleh Chou-Ju-Kua dirujuk kepada Palembang.
Berdasarkan kisah Kidung Pamacangah dan Babad Arya Tabanan disebutkan seorang tokoh dari Kediri yang bernama Arya Damar sebagai bupati Palembang turut serta menaklukan Bali bersama dengan Gajah Mada Mahapatih Majapahit pada tahun 1343.
Kemudian sekitar tahun 1513, Tomé Pires seorang petualang dari Portugis menyebutkan Palembang, telah dipimpin oleh seorang patih yang ditunjuk dari Jawa yang kemudian dirujuk kepada kesultanan Demak serta turut serta menyerang Malaka yang waktu itu telah dikuasai oleh Portugis.
Palembang muncul sebagai kesultanan pada tahun 1659 dengan Sri Susuhunan Abdurrahman sebagai raja pertamanya. Namun pada tahun 1823 kesultanan Palembang dihapus oleh pemerintah Hindia-Belanda. Setelah itu Palembang dibagi menjadi dua keresidenan besar dan pemukiman di Palembang dibagi menjadi daerah Ilir dan Ulu.
Pada tanggal 27 September 2005, Kota Palembang telah dicanangkan oleh Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono sebagai "Kota Wisata Air" seperti Bangkok di Thailand dan Phnom Penh di Kamboja. Tahun 2008 Kota Palembang menyambut kunjungan wisata dengan nama "Visit Musi 2008".
Saat ini Palembang tengah bersiap untuk mejadi salah satu kota pelaksana pesta olahraga olahraga dua tahunan se-Asia Tenggara yaitu SEA Games XXVII Tahun 2011.

Berbagai Seni Kebudayaan yang Terdapat Pada Daerah Sumsel 
Berbagai macam kenekaragaman dari kota sumatera selatan. Salah satunya adalah memilki Keaneka ragaman kebudayaan yang menarik. Propinsi yang beribu kota di Palembang ini banyak menyimpan khasanah seni dan budaya.

Selain potensi wisatanya yang mempesona sebut saja Danau Ranau yang indah , Kota Pagaralam, Sungai Musi, Jembatan Ampera yang menjadi landmark kota Palembang serta Pulau Kemaro. Selain itu propinsi Sumatera Selatan juga memiliki macam-macam kebudayaan yang menjadi ciri khas dari daerah propinsi ini, Antara lain :
Makanan Khas Sumatera Selatan
Berbagai makanan khas yang sangat populer seperti pempek Palembang, pindang tulang, sambal jokjok yang nikmat, model, tekwan, pindang patin, berengkes dan tempoyak. Ada juga kue daerah, antara lain : kue maksuba, engkak ketan, delapan jam, dan masih banyak lagi.
Rumah Adat Sumatera Selatan
Rumah tradisional yang berasal dari Sumsel ini memiliki atap yang berbentuk limas, sehingga rumah tradisional Sumatera Selatan ini di namakan dengan Rumah Limas. Dengan ciri khas lantai yang bertingkat tingkat dan bagi masyarakat Sumsel disebut dengan nama Bengkilas. Rumah tradisional Limas biasanya hanya dipergunakan untuk acara keluarga seperti hajatan. Tamu yang datang biasanya diterima di bagian teras atau lantai kedua.

Seni Tari Tradisional Sumater Selatan
Ada beberapa seni tari yang menjadi kekayaan seni dan budaya Sumatera Selatan diantaranya adalah Tari Madik (Nindai, Tari Mejeng Besuko, Tari Rodat Cempako, serta Tari Tenun Songket.

Lagu Daerah Sumatera Selatan
Selain rumah tradisional dan tari seperti yang tersebut di atas, Propinsi Sumsel juga memiliki beberapa lagu daerah di antaranya adalah Cuk Mak Ilang, Dek Sangke, Gending Sriwijaya, dan Kabile-bile


daftar pustaka : kutipan dari google

Tidak ada komentar:

Posting Komentar