
Kepastian diri
sekarang aku hanya bisa terdiam
memandang awan
menerka angin
dan membelai dinginnya pagi
ketika sang surya bersua
diantara semerbak sunyi
wangi embun menyapa
disaat titik demi titik
murninya air
melebarkan sayapnya
dan mulai terbang
terdiam ku seketika
termenung hati
menyangga jiwa yang hampa
terhempas realita
menggantung kepada
abu-abu diantara putih
dan hitam
terjerembab mencoba
berdiri dan tertatih
menentukan arah yang nyata
sekarang..
esok..
atau tidak sama sekali...