Kamis, 08 Maret 2012

SELAMATKAN ORANGUTAN KITA


Seperti yang pernah kita dengar baru-baru ini, betapa mirisnya melihat nasib fauna langka kebanggaan negara kita yaitu “orangutan” , berkurang atas ulah tangan pemburu liar yang tak bertanggung jawab dan akibat perubahan lahan hutan. 
Orangutan (ubiquitous proboscis) adalah fauna atau primata langka asli indonesia yang hampir punah. Ada 2 jenis orangutan, yaitu “Orangutan Kalimantan/Borneo (Pongo pygmaeus)” dan “Orangutan Sumatra (Pongo abelii)” walaupun mereka banyak terdapat di hutan kalimantan (borne). Orangutan di kalimantan juga dikelompokkan ke dalam tiga anak jenis, yaitu “Pongo pygmaeus pygmaeus” yang berada di bagian utara Sungai Kapuas sampai ke timur laut Sarawak, “Pongo pygmaeus wurmbii “ yang ditemukan mulai dari selatan Sungai Kapuas hingga bagian barat Sungai Barito, dan “Pongo pygmaeus morio”.
 Orangutan dapat ditemukan di Sabah, Sarawak, dan hampir seluruh hutan dataran rendah Kalimantan, kecuali Kalimantan Selatan dan Brunei Darussalam. Orangutan  itu seperti spesies payung yang hidup di atas pohon. Ia makan, jalan, dan melempar bijian ke bawah. Itu dapat membuat bijian semakin tumbuh. Apalagi saat membuat sarang di pohon orangutan mengkaitkan dahan-dahan pohon, yang membuat sinar matahari masuk ke permukaan tanah.Dengan cahaya matahari terbuka, kehidupan bawah hutan dapat tumbuh cepat, secara tidak sengaja dinamika hutan menjadi lebih baik dan berkembang.
Bila kita melihat kutipan diatas, sangat ruginya indonesia bila kehilangan satwa langka kebanggaan tanah air ini. Jumlah orangutan pun berkurang jumlahnya dari total jumlah orangutan sebanyak 30% dari 65 ribu pada data 2004. Apalagi melihat pembalakan hutan ilegal secara besar-besaran yang terjadi di hutan kalimantan, itu sama saja memusnahkan orangutan tanpa sengaja.
Orangutan adalah salahsatu harta beharga yang dimiliki indonesia, jadi mari kita rawat dan lesatarikan kehidupannya dari para pemburu gelap dan pembalakan hutan liar. Agar tetap ada dan menjadi fosil hidup kita seperti halnya komodo.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar